Skip to content

Bukti Kesucian Kota Mekkah dan Kebesaran Allah

April 2, 2013

kabah di mekah

Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah. Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website itu raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah.

Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di bumi dgn di akhirat.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan selatan, ada area yg bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub. Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di #Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius. Dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di Inggris, ada 3 buah potongan batu tersebut (dari Ka’Bah)dan pihak musium mengatakan bahwa bongkahan batu2-batu itu bukan berasal dari sistem tata surya kita.

Rasulullah SAW bersabda :“Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosadosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam”

Radiasi dari Ka’bah ini tak dapat diketahui tanpa pesawat antariksa abad 20, membuktikan jika Qur’an ialah berasal dari ALLAH, & bukti Qur’an mukjizat sepanjang masa. Karena banyak ayat yang baru dapat dibuktikan oleh peralatan terakhir, zaman terakhir. Adakah hadis nabawi yang membuktikan fakta yg mengejutkan ini? Ada.

Ini dia.. Nabi bersabda :‘ Ka’bah itu adalah sistem tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas.’ Ini dapat dibuktikan dgn fakta-fakta saintifik. (Ingat satu hal : Nabi Bukan Penebus Kesalahan !)

Bukti-bukti Makkah Pusat Bumi;

Bukti Pertama. Allah berfirman di dalam al-Qur’an al-Karim sebagai berikut: ‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu mmberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya.”

Kata ‘Ummul Qura’ berarti ibu bagi kota2 lain, dan kota2 di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain.

Bukti 2; Wahai jin dan manusia, jika kamu sanggup menembusi (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusinya kecuali dengan kekuatan (ilmu pengetahuan). (ar-Rahman: 33).

Berdasarkan ayat ini dan beberapa hadis dapat difahamkan bahawa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika #Mekah brd di tengah2 bumi, berarti Mekah juga berada di tengahtengah lapisan langit. Hal ini dikuatkan oleh Rasullullah; “Wahai orangorang Mekah, wahai orang Quraisy,sesungguhnya kamu berada di bawah pertengahan langit.

Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia. Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, sesudah itu dia meneliti posisi 7 benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing.

Setelah 2 tahun membuat kajian yg complex itu dgn program2 komputer utk menentukan jarak2 yg tepat. Dia memastikan #makkah pusat bumi. Dia mengumpamakan seperti 1 lingkaran dan Makkah ialah titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benuanya. Pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Ogos 1978).

Gambar Satelit, yg muncul kemudian pada tahun 90-an, memberikan hasil yg sama ketika kajian lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan. Telah ada teori ilmiah yg sahih bahwa lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yg panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yg banyak di dalamnya.”  (QS. 4 An-Nisaa’:82)

Semoga tulisan di atas bisa menambah kadar keimanan dan semoga kita umat muslim bisa dimampukan untuk datang melihat Ka’bah dan berkunjung ke makam Rasulullah. Allahumma sholi ‘ala sayyidina Muhammad, wa’ala ali sayyidina Muhammad. Aamiin.

Sumber : http://chirpstory.com/li/64474

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: