Skip to content
Tags

,

Entah

July 26, 2013

Lama sudah aku meninggalkan malam.

Waktu yang biasanya akrab bagiku memuja.

Seketika duniaku gelap.

Siang terasa pekat, malam terasa gulita.

 

Aku mencari pelita yang padam.

Namun sumbunya seakan tak bisa ku temukan.

Aku meraba, aku menggapai.

Yang aku dapat hanyalah lemah di hati.

 

Mungkin Tuhan ingin menghukum.

Sebab itulah segala resah harus ku kulum.

Seketika raga terasa tak berdaya.

Jiwa yang lemah lah penyebab semuanya.

 

Kadang aku ingin mencari kawan,

Agar kuat lagi batinku bertahan.

Tapi tak bisa ku miliki apa yang aku cari.

Karena hati selalu terpercik api.

 

Api yang panas,

hingga mata batinku buta.

From → Mama Speaks, My Words

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: