Skip to content

Mamaolen Belajar Bisnis : Hukum Jual Beli dengan Sistem Dropship

September 25, 2013

Dropship atau dropshipping adalah sistem jual beli yg memungkinkan Dropshipper (orang yg melakukan jual beli dg sistem dropship) menjual barang secara langsung dr supplier/toko tanpa harus menstok/membeli barangnya terlebih dulu.

Mekanismenya: dropshipper menawarkan barangnya (biasanya secara on line) kepada pembeli, bermodalkan foto barang dari supplier/toko, disertai deskripsi barang tersebut, dg harga yg ditentukan oleh dropshipper sendiri.

Setelah ada kesepakatan, pembeli mentransfer uang ke rekening dropshipper, lalu dropshipper membayar kepada supplier sesuai dg harga beli dropshipper (ditambah ongkos kirim ke pembeli) dg memberikan data2 pembeli kepada supplier.

Barang yg dipesan oleh dropshipper dikirim oleh supplier langsung ke pembeli, dg nama pengirim tetap atas nama dropshipper, bukan atas nama supplier. Jadi, intinya ada tiga pihak dlm dropshipping: dropshipper, supplier dan pembeli.

Secara umum, model kerja sama antara dropshipper dan supplier/toko ada dua model:
Pertama, supplier memberikan harga ke dropshipper, lalu dropshipper menjual barang dg harga yg ditetapkannya sendiri, dg memasukkan keuntungan dropshipper. Kedua, harga sudah ditetapkan sejak awal oleh supplier, termasuk besaran fee untuk dropshipper bagi setiap barang yg terjual.

Setelah ditelaah, hukum dropship adalah:
Pertama, dropshipping model pertama, yaitu dropshipper berlaku sebagai penjual karena menetapkan harga sendiri, hukumnya boleh selama memenuhi segala syarat jual beli salam (bai’ as salam). Jadi di sini diterapkan hukum bolehnya jual beli salam antara dropshipper dan pembeli. Selama memenuhi syarat2 jual beli salam, transaksi sebagai dropshipper adalah sah secara syar’i.

Jual beli salam adalah jual beli pada barang yg belum dimiliki penjual pada saat akad dg pembayaran uang di depan sedang barang diserahkan belakangan. Dalil bolehnya bai’ as salam antara lain riwayat Ibnu Abbas RA bahwa, “Nabi SAW datang ke Madinah sedang mereka melakukan salaf (jual beli salam) pada buah-buahan untuk jangka waktu satu atau dua tahun.” (HR. Muslim)

Jual Utang dengan barang, yaitu jual beli Salam (penjualan barang dengan hanya menyebutkan ciri-ciri dan sifatnya kepada pembeli dengan uang kontan dan barangnya diserahkan kemudian).

Jika pembeli membayar harga di depan secara keseluruhan kepada dropshipper, jual belinya sah. Adapun jika harga dibayar belakangan (setelah barang diterima), atau dibayar dg sebagian harga, atau dibayar dg sistem DP (uang muka), jual belinya tidak sah.

Sumber: Yusuf as-Sabatin, “Al Buyu’ Al Qadimah wa Al Mu’ashirah” hal 48.

Namun perlu diketahui, jenis barang yg boleh dijualbelikan dlm jual beli salam tidaklah semua jenis barang, melainkan barang2 tertentu, yaitu barang yg ditimbang (al makiil), ditakar (al mauzun), dan dihitung (al ma’duud), semisal bahan2 pangan seperti beras, gula dsb.

Nah, sekarang yang kedua, yaitu dropshipper tidak berlaku sebagai penjual karena tak menetapkan harga sendiri. Hukumlah boleh selama memenuhi segala syarat akad samsarah (perantara jual beli), yang dibolehkan dalam syariah.

jadi di sini, dropshipper adalah simsar (perantara) antara pembeli dengan supplier/toko. Implikasinya, barang yang dikirim wajib diatasnamakan supplier. Tidak boleh diatasnamakan dropshipper. Demikian pula dropshipper tak boleh mencari perantara lagi (kadang disebut reseller), karena bertentangan dengan hukum samsarah.

Sumber : Yusuf Qardhawi, “Al halal wal Haram fil Islam” hal : 226.

Bagi yang ingin menjadi dropshipper/reseller saya, silakan SMS/Whatsapp ke 085-777-610-666 atau bisa request pin BB saya🙂

From → Education

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: