Skip to content

Kakak Toa and Her Badass Gank

January 29, 2014

Ada banyak alasan kenapa kita gak bisa respek sama orang. Sekarang aku lagi mengalaminya. Tetangga kosan itu, ehm mari kita sebut Kakak Toa. Eh kenapa Kakak Toa? Karena suaranya nyaring mengganggu stabilitas membran pendengaran -,-

Oke, ada banyak masalah yang telah dibuat oleh mahasiswi semester akhir tingkat D3 itu. Pertama, disenyumin tapi ketus. Hell yeah, im older than her. Jadi setelah itu setiap liat dia yang ada cuma muka ‘go-to-hell’ yang ku perlihatkan.

Kedua, dia suka bawa temen-temen kampusnya yang rombeng dan berisik. Bukan cuma aku yang terganggu. Tetangga depan kosanku yang Amuba (Anak Muka Batak) pun ikut terusik. Padahal amuba juga bicaranya keras, tapi gak sebegitu histeris macam habis dapet gaji milyaran rupiah.

Jadi Kakak Tua ini tipe cuek yang patut dicuekin. Temen sekamarnya anak manis, tapi dia juga suka bawa temen-temen yang punya suara desibel tinggi. Entahlah, apa mereka gak diajari etika bertamu atau memang EQ nya tiarap.

Loh terus kenapa malah ngomel-ngomel di tulisan?

Karena mulutku satu, tapi jariku sepuluh😀

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: