Skip to content

Ujian yang Mendampingi Berkah

February 2, 2014

Ketika dalam kondisi stabil lalu labil menyapa, kita sebut saja itu ujian. Seberapa mampukah bertahan dan menetralisir kegelisahan yang ada.

Pun ketika kondisi kita berubah membaik setelah sekian lama terguncang. Itupun ujian. Mampukah kita mensyukurinya? Atau lupa pada siapa pemberinya?

Setiap saat, rasa dan jiwa senantiasa tertipu. Hanya rasa sejati yang mampu menepis semua itu. Hati mungkin bisa terjerat, akal mungkin bisa terkena tipu daya. Tapi batin yang jernih pasti akan mampu melihat kebenaran sejati.

From → Mama Speaks, My Words

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: