Skip to content

Tips Pemasaran Sekolah atau Kampus : Cara Memiliki Sales Marketing yang Banyak dan Murah

February 22, 2014

Tahun ajaran baru masih beberapa bulan lagi. Nmaun beberapa institusi pendidikan sudah mulai membuka pendaftaran. Hal ini wajar dilakukan oleh institusi swasta untuk mendapatkan siswa sebanyak mungkin. Segala alat publikasi seperti banner, spanduk, booklet, dan postingan di beberapa sosial media pun sudah gencar dilakukan.

Coba dipikir, berapa dana yang dihabiskan? Tentunya besar.

Bagi sebuah perusahaan, iklan menjadi suatu kebutuhan pemasaran. Kita anggap saja institusi pendidikan juga perusahaan. Toh ujung-ujungnya tetap mencari market berupa calon siswa kan? Nah, mungkin perusahaan bisa mencitrakan dirinya sebaik mungkin melalui iklan. Tapi jangan pernah lupakan user experience. Apa itu? tentunya pengalaman pemakai produk. Jika dikaitkan dengan institusi pendidikan, itu berarti siswa atau mahasiswa.

Ketika iklan sudah disebar dengan begitu cantik, tapi ada alumni atau bahkan siswa itu sendiri yang menyatakan keburukan dari instansi itu, maka sia-sialah iklan yang ada. Contoh percakapan :

“Eh, lu sekolah di SMP A ya? Gimana sekolah di sana?”

“Ih, gak enak. Lo jangan pernah coba masuk ke sana deh”

Hilanglah satu calon pendaftar. Selain berupa percakapan tadi, contoh yang nyata adalah keluhan-keluhan siswa yang ember. Contohnya para siswa yang mengeluh di sosial media. “Aduh, duit mulu nih sekolah”, atau “Aduh, gak banget deh guru gue”.

Keluhan-keluhan semacam itu bisa mempengaruhi persepsi publik terhadap lembaga yang dituju. Tak usah jauh-jauh, saya kurang merekomendasikan kampus saya sendiri untuk orang-orang yang ingin belajar tanpa hambatan? Mengapa? Karena kehidupan politiknya cukup keras. Namun, bagi orang yang ingin mendapatkan nilai lebih selain ilmu dari dosen, silakan masuk ke kampus saya. Kalian akan merasakan panasnya miniatur politis negara kita di kampus😀

Dalam ilmu marketing, ada istilah WOM (Word Of Mouth). Inilah salah satu cara marketing ampuh untuk menarik calon pembeli. Tak semua orang percaya iklan. Namun ketika sudah ada teman atau kerabatnya yang bercerita tentang keunggulan produk tersebut, otomatis orang akan lebih percaya. Itulah kekuatan WOM.

Jadi untuk semua institusi pendidikan, sebaiknya tak hanya memperbanyak brosur. Namun peningkatan dan dukungan pada siswa/mahasiswa juga ditambah agar mereka bisa menjadi agen atau sales terbaik yang sekolah/kampus miliki🙂

From → Education

2 Comments
  1. Terimakasih artikel di atas sangat membantu saya memahami akan kata pemasaran, tapi ada juga Tips extreme buat pemasaran yang terkadang dihalalkan dengan berbagai cara.

  2. muhamad riza eka saputra permalink

    sangat membantu buat saya yang bekerja sebagai marketing kampus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: