Skip to content

Menebak Isi Film 300 Ketiga Meski Belum Dirilis : Xerxes Kalah, Lalu Pulang ke Persia

March 11, 2014

Tadi siang setelah bikin review film 300 The Rise of An Empire DI SINI, iseng jadi pengen baca sejarah asli tentang perang Yunani vs Persia. Ternyata, film 300 ini banyak dikomplain bahkan diboikot oleh bangsa Iran karena telah melecehkan mereka. Contoh simpelnya adalah tentang Xerxes, raja Persia yang memimpin peperangan dengan Leonidas beserta 300 kesatria Sparta.

Xerxes ternyata adalah raja yang berperawakan layaknya bangsa Iran (Persia). Berjenggot, berkulit putih kemerahan, dan rambutnya terurai. Xerxes dianggap sebagai raja para dewa karena dialah raja penganut Zoroaster yang kemampuan spritiualnya tinggi. Anggapan sebagai raja para dewa juga diberikan karena dia tak pernah menjajah daerah lain dengan paksaan. Semuanya dia lakukan dengan penuh damai dan keadilan.

Hal ini sangat kontras dengan penggambaran Xerxes di film 300, baik versi pertama maupun kedua. Di film 300 kedua, Xerxes muda memang digambarkan sebagai sosok pemuda semit yang memiliki kulit putih kemerahan, berjenggot, dan berambut lebat. Ketika dia berubah menjadi manusia setengah dewa, sosoknya berubah menjadi laki-laki berkulit gelap, botak, dan penuh tindikan. Tubuhnya pun menjadi lebih tinggi, seperti jauh dari ukuran manusia normal.

penampilan Xerxes di film 300

penampilan Xerxes di film 300

Xerxes dan pasukan Persia, sesuai sejarah memang mengalami kekalahan dua kali dalam peperangan melawan Yunani. Kekalahan Leonidas bersama 300 kesatrianya memang memicu persatuan bangsa Yunani untuk melawan Persia. Xerxes pun mundur dan pulang ke Persia. Ingat ya, mundur! Agak penasaran sih, kira-kira nanti Xerxes bakalan dibikin mundur atau mati ya di film 300 ketiga?

sosok asli Xerxes

sosok asli Xerxes

Xerxes ini nantinya ketika pulang ke Persia, dia menikah dengan Ester. Nama lain dari Xerxes adalah Ahasyweros I. Mungkin bagi pemeluk nasrani pernah membaca kisah Ester anak Abihail (Abigail). Melalui Ester inilah, kaum Yahudi akhirnya terbebas dari pemusnahan yang dilakukan atas dasar hasutan Haman, orang Agag.

Kayaknya sih ya. Mungkin cerita film 300 ketiga akan menyinggung atay mengisahkan soal Xerxes dengan Ester. Atau bisa jadi akan jadi sebuah kisah di film lain. Maybe, kita tunggu aja. Ingat ya, Xerxes menurut sejarah tidak mati dalam peperangan melawan Yunani. Enggak! Jadi kalo sampe Xerxes mati di film ketiga, Hollywood udah melakukan kebohongan publik dan manipulasi sejarah.

Loh kok sewot jadinya? Soalnya memang segala film Hollywood dan film manapun sarat akan kepentingan politis negara pembuatnya. Apalagi Amerika, you know lah😀

From → Review

2 Comments
  1. mantap analisanya😀

  2. AllahSwt permalink

    menurut saya analisa ini mendiskreditkan pembuat film , dan tidak mengacu kepada inti utama pembuatan film.
    Komandan laut Persia (artemisia) adalah orang yunani. Dengan demikian Persia dibawah kepemimpinan Raja ketiga (Xerxes I) memanfaatkan seluruh kesempatan mereka demi kekuasaan dan kepemilikan tanah dan air seluruh yunani.
    Dan Leonidas berdasarkan YOUTUBE research, bukan menjadi bagian rencana athena, tetapi inspirasi bagi tindak bertahan Athena.
    Dan orang persia (Iran zaman dahulu) memang penuh dengan perbudakan. Mereka sejatinya orang berahklak baik, namun penuh dengan dendam (-BAR BAR-), buktinya saat ini Iran sudah memenuhi armada militer mereka dengan perbudakan (beberapa perusahaan Russia).
    Dan salah kalo disebut “nasrani” , yang benar adalah Kitab protestan dan katholik. Iman mereka Kristen (pengikut Isa AS).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: