Skip to content

PKS dan Pelanggaran Kampanye Bawa Anak Kecil. Partai Lain Kok Aman?

March 26, 2014

Gue bukan simpatisan PKS. Bukan pula simpatisan partai lain. Di sini gue cuma mau mengkritisi media yang agaknya terkesan memojokkan PKS. Framing yang dipakai untuk kampanye PKS adalah soal keterlibatan anak kecil. Kasusnya dimulai ketika awal kampanye di GBK. Memang, gue juga ngeliat foto-foto penampakan anak kecil di stadion itu. Gak berapa lama, yah sekitar sore hari, langsung ada berita tentang pelanggaran yang dilakukan PKS karena membawa anak kecil selama kampanye.

Di Kaskus pun sempet rame. Bercampur antara hater dan simpatisan (gue sih lebih banyak melihat haters :D) yang komen dan ikut menganalisa, kebanyakan memang berpendapat bahwa anak kecil harusnya jangan dibawa ke area kampanye. Kasian, mereka mending istirahat aja di rumah. Boci (bobo ciang) dengan damai daripada kepanasan atau kena macet di jalan😀

Komen para haters tentunya sengit. PKS selaku partai berlambang Islam ini memang beberapa kali terjungkal kasus korupsi. Yang paling dahsyat tentunya kasus yang melibatkan Fathanah dan Lutfi Hasan. Publik terbelalak. Sebagian marah besar karena pelakunya dari partai berbasis agama. Yang lebih mencengangkan, ada kisah Fathanah penikmat lendir wanita.

Di sini media pun memainkan peran yang lumayan membosankan. Pada awalnya kasus ini memang menyorot korupsi yang dilakukan LHI selaku pembesar PKS yang berduet dengan Fathanah. Lalu ketika terkuak adanya wanita-wanita yang terlibat dengan mereka, fokus media beralih. Bukan lagi kasus korupsinya yang disorot, melainkan para hawa yang dekat dengan Fathanah maupun Luthfi. Mulai dari cerita Fathanah yang digerebek ketika sedang indehoy dengan Maharanie, pemberian mobil jazz pada Vitalia Sesha, hingga pernikahan Luthfi dengan Darin yang notabene masih abege😀

Masyarakat banyak yang hilang kepercayaan pada partai Islam terkuat saat ini, PKS. Banyak yang mencaci karena tak seharusnya kader partainya melakukan tindakan korupsi. Di sini terjadi perpaduan yang kompleks antara kecewa karena penghianatan bangsa dan pelecehan agama. Sudah biasa kan, ketika seseorang dianggap alim lalu melakukan dosa, akan lebih banyak dicaci daripada seorang pencuri yang naik kelas menjadi perampok.

Kembali pada pelanggaran dan sangsi dari KPU, gue melihat sangat jarang media memberitakan pelanggaran partai lain selama kampanye terutama isu membawa anak. Padahal gue lihat sendiri, banyak partai lain juga yang bawa anak waktu kampanye. Kejadian yang paling deket, hari Senin gue ke Rawamangun dan ada rombongan PKB yang naik motor sambil boncengin anak kecil. Banyaaak banget kok yang bawa anak. Selasa juga gue lihat lagi di Kranji, satu mobil box isinya anak kecil pake peci dan baju koko sambil nyanyi-nyanyi gitu. Ke mana media?

PKS, yang gue suka dan tau partai ini selalu terdepan dalam memberi pertolongan ketika ada bencana. Waktu mudik tahun 2013, gue lihat cuma PKS doang yang mendirikan posko mudik. Bahkan peta mudik yang gue dapet pun dari ibu-ibu berjilbab di stand PKS. Cuman ya gue rasa PKS sekarang beda sama dulu. Kayaknya dulu jarang ada kasus korupsi di PKS. Entah karena gak diberitakan atau memang dulu lebih bersih, gue juga gak tau.

Di sini gue menilai dan memandang dari sisi netral kok. Gue bukan simpatisan PKS, dan kalo mau dapet bocoran gue nyoblos apa, yang pasti bukan PKS juga karena gue udah kecewa di Pemilu 2009. Partai apa yang akan gue pilih tentunya rahasia. Sekian pandangan dan analisa cetek ini. Cetek, karena gue gak memasukkan cuplikan berita atau teori yang berhubungan dengan framing. Sesungguhnya inipun tulisan santai kok, buat ngungkapin unek-unek. Gue curiga aja kenapa media jor-joran kalo soal berita jelek PKS. Berhubung gue orang media, wajar dong gue curiga?😀

Ah media, you’ve framed the news!

 

From → Mama Speaks, My Words

One Comment
  1. Ah, lagi gugling tentang pelanggaran kampanye nyasar ke sini. Ya, PKS emang lagi jadi sasaran empuk belakangan ini *bukan simpatisan PKS juga*. Mungkin karena citra mereka selama ini yang islami, jadi ketika ada ‘pelanggaran’-yang-dinilai-nggak-islami (padahal pelanggaran harusnya nggak manusiawi aja, ya, jangan bawa-bawa agama tertentu), makin kinclong lah disorotnya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: