Skip to content

Puasa dan Pelampiasan Nafsu

June 27, 2014

Ibadah puasa mestinya jadi rem agar pengendalian diri lebih baik. Tapi coba kita instropeksi diri dan survei orang lain : lebih besar atau kecilkah pengeluaran di saat bulan puasa?

Tadi saya masuk ke salah satu pusat perbelanjaan di Bekasi. Kebetulan saya hanya mencari buah dan sayur. Lima menit selesai, langsung ke kasir. Dan ternyata antrinya… Supeeeeer panjang!

Iseng, saya ajak ngobrol ibu-ibu di antrian. Jawabannya sama, mereka mau mempersiapkan bahan makanan selama bulan puasa.

Memangnya nanti tak belanja lagi tiap harinya? Apakah keluarga akan diberi makanan junk food untuk sahur dan berbuka?

Ah saya pikir tak mungkin. Ibu-ibu itu pasti terus berbelanja tiap hari dan memberi makanan hasil masakannya sendiri. Namun karena sugesti bahwa ramadhan adalah bulan yg harus ‘disambut’, maka ibu-ibu seperti tergerak bahwa dapurnya pun harus siap.

Dan saya? Saya hanya sedia sayur dan buah untuk lambung yg mulai mengecil ini😀

Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga kita bisa menahan godaan nafsu, termasuk nafsu belanja yg menggila.

From → Mama Speaks, My Words

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: