Skip to content

Beramal Tak Perlu Menunggu Kaya

December 13, 2014

Hari ini saya pergi ke sebuah tempat yang tak perlu disebutkan di mana. Biarlah itu jadi amal saya. Ketika sedang di sana, saya mendapat telpon dari salah seorang sahabat.

“Evi di mana?”

“Di ….. (Sensor). Kenapa?”

“Wah, lagi banyak duit nih, ntar saya juga insya Allah mau bikin sendiri kalo udah kaya”

Tadinya saya mau membantah omongan dia, namun tak jadi. Saya jawab, “Aaamiiin. Semoga segera terwujud”.

Malam harinya, saya dikontak teman lama semasa sekolah. Dia menanyakan bagaimana caranya usaha. Sebab katanya menurut Ippho Santosa, kalau usaha kita sudah sukses, maka yang kita pikirkan tinggal beramal.

Kali ini saya bantah, sebab kami terhubung dalam media komunikasi yang lebih nyaman. Messenger😀

Saya jawab demikian “Beramal tak perlu menunggu kaya. Sebab kita tak tau kapan kita kaya. Namun beramal bisa kita lakukan kapanpun, baik dalam keadaan miskin atau sudah kaya. Setidaknya setelah kita kaya, kita akan tau dari mana asal kita”

Bahkan Ippho pun setau saya di banyak bukunya menyarankan jika mau kaya, harus banyak beramal baik. Oke, kalau saya lebih suka beramal apapun asalkan baik. Kalau bisa, plus ikhlas ya :*

From → Mama Speaks, My story

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: