Skip to content

Mengapa Dropship Haram? Panduan Memulai Bisnis Dropship (Tanpa Modal)

January 13, 2015

Sebetulnya dropship itu mubah (boleh). Namun bisa jadi haram ketika tidak memenuhi syarat jual beli yang halal. Kebetulan saya pernah menjadi pelaku dropshipping dan penasaran, apakah jual beli macam ini dihalalkan atau tidak.

Penjelasan dari kelas Islamic Economy yang saya ikuti, dropship diperbolehkan selama dropshipper tau dan benar-benar mengerti kondisi barang yang dijualnya. Dan tentunya, harus ada barang yang dijual.

Sayangnya, pelaku dropship saat ini mengabaikan syarat itu. Mereka tergiur metode penjualan yang disangkanya mudah dan non modal, padahal lebih banyak mudharatnya.

Contoh ada dropshipper menjual baju dari orang yang ngaku supplier (pemilik barang). Si dropshipper hanya share gambar pada khalayak dengan detail barang seperti yang sudah dijelaskan oleh supplier. Istilahnya, copy paste.

Cara seperti itu sangatlah rawan. Baik pembeli, dropshipper, dan supplier sendiri bisa terkena kerugian. Contohnya sudah sangat banyak saya temui. Ada pembeli memesan sepatu, namun setelah beberapa hari barangnya tidak sampai. Si dropshipper yang jujur merasa bingung karena dia sudah memesankan apa yang pembeli inginkan ke supplier. Ternyata suppliernya bermasalah. Dia tak punya barang dan tak mau tanggung jawab. Padahal uang sudah disetorkan ke supplier dan pembeli menuntut kejelasan.

Dan masih banyak lagi mudharat-mudharat lainnya.

Saya juga pernah dropship. Tapi waktu itu saya kenal pemilik barang dan tau kondisi barangnya. Saya juga ambil foto sendiri. Jadi tak ada istilah ‘menjual foto’ kepada calon pembeli. Kalaupun ada masalah, bisa dengan mudah diatasi karena memang usahanya nyata, bukan fiktif yang berorientasi cari uang tanpa mau tanggung jawab.

Semoga teman-teman yang masih usaha dropship dengan cara seperti itu segera sadar bahwa mereka salah. Saran saya, daripada dropship dengan orang yang tidak kita kenal dan barangnya pun belum pernah kita lihat, lebih baik cari di sekeliling kita. Pasti banyak orang buka usaha kan? Perkenalkan diri dan tawarkan bahwa kita ingin bermitra. InsyaAllah mereka pasti mau.

Dulu saya memulai usaha dropship dengan menjaminkan handphone ketika mengambil barang. Lalu handphonenya saya ambil kembali ketika sudah COD dan customer sudah melakukan pembayaran. Kalaupun customer tak jadi beli, barang bisa dikembalikan dan uang pun kembali 100%.

Bahkan ketika ada kerusakan, pemilik barang bersedia mengganti barang jika memang ada garansi resmi. Nah dari awal menjaminkan handphone, lama-lama saya punya uang dan mulai stok barang sendiri. Waktu ambil barang ke supplier pun sudah tak lagi menjaminkan handphone, namun saya bayar cash. Dan baiknya, dia tetap mau mengembalikan uang saya jika calon buyer tak jadi beli.

Itulah pengalaman saya dalam bisnis dropship. Kalau kita mau dan berani, ada banyak sekali kesempatan mencari uang di sekitar kita. Sayangnya sebagian orang tertutup rasa malu dan gengsi yang tinggi.

Semoga bermanfaat.

From → Bisnis, Info

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: