Skip to content

Spiritualitas Kehidupan : Untuk Apa Kita Hidup?

April 29, 2015

Alquran secara spiritual memandang kehidupan manusia sebagai proses yang berkelanjutan dan anugerah dari Allah untuk memakmurkan bumi-Nya. Proses kehidupan manusia dimulai dari alam ruh, pindah ke alam lahir, lalu lahir ke alam dunia. Namun tidak berhenti pada kematiannya.

Ada alam keempat yaitu kehidupan barzah, dan alam kelima yaitu kehidupan akhirat.

Ruh adalah wujud pertama manusia sebelum ditiupkan Allah ke dalam tubuh manusia yang sudah ditentukanNya di bumi. Bila stok ruh telah habis, maka kiamat segera tiba.

“Dan Aku tidak ciptakan jin dan manusia, melainkan untuk beribadah kepada-Ku”. (QS 51:56)

Makna spiritualitas ayat di atas adalah bahwa seluruh aktivitas sikap hidup, pemikiran, tingkah laku, manusia dimaknai beribadah kepada Allah. Hal tersebut ditegaskan pula dengan komitmen spiritual yang disunahkan dibaca dalam shalat “Katakanlah, sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta Alam.” (QS 6:162)

Hidup dengan memperhatikan nilai-nilai spiritual akan menuai kebaikan, sebaliknya yang mengabaikannya akan mendapatkan kesulitan di akhirat. Siapa saja yang menerapkan tujuan hidupnya untuk Allah pasti akan bahagia, sesulit apapun halangan yang menghadang saat ini

Sopo sing nandur bakal manen.
Siapa yang menanam akan menuai hasilnya.

Semoga bermanfaat.

From → Spiritual

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: