Skip to content

Pelakor dan Kebodohan Menghakimi

February 22, 2018

Kemarin bersliweran di facebook milikku sebuah gambar yang menyatakan bahwa istilah PELAKOR adalah propaganda kaum feminis. Aku penasaran apa isi postingannya selain gambar. Ternyata membuatku tertawa miris. Bagaimanapun juga, pembuat gambar telah melakukan judgement pada orang yang mengatakan pelakor. Katanya, istilah itu merupakan propaganda untuk merusak sunnah menikah hingga empat istri. Benarkah? Aku punya argumen tersendiri tentang hal tersebut.

Istilah pelakor muncul ketika film The Conjuring dengan hantunya yang bernama VALAK tayang di bioskop. Kemudian banyak meme plesetan setan berbaju biarawati itu. Ada yang dibuat menjadi GALAK, PALAK, dan VALAKOR yang akhirnya berubah menjadi PELAKOR. Kemudian, istilah valakor ini disematkan pada salah satu artis dangdut yang konon suka menggoda suami orang yang juga berstatus selebriti.

Seiring dengan booming-nya istilah PELAKOR, media juga semakin gencar menulis kisah tentang rumah tangga yang retak karena kehadiran pihak ketiga. Jaman dulu, ngetren istilah PIL (Pria Idaman Lain) dan WIL (Wanita Idaman Lain). Namun sekarang, kisah rumah tangga yang rusak karena PIL jarang bahkan hampir tak pernah terdengar. Berbeda dengan WIL yang lebih banyak disebut dengan PELAKOR. Media begitu memblow up semua kisah perselingkuhan.

Lalu, yang agak kurang pas dari ketakutan dan tuduhan atas penciptaan PELAKOR inilah yang sangat menggelitik. Admin dengan terang-terangan menulis bahwa pelakor adalah penghancuran apa yang telah Allah perbolehkan dalam islam, yaitu poligami.

Sebetulnya, aku komen di fanpage yang memuat foto itu, namun tak ada balasan. Banyak juga yang sependapat denganku.

Coba dipikir. Mana ada perempuan yang dinikahi secara sah dan diridhoi oleh istri pertama akan dicap pelakor? Pernahkah kalian melihat seorang istri kedua, ketiga, bahkan keempat yang dilabeli perempuan perusak rumah tangga? Adakah?

Tak ada.

Masyarakat masih waras untuk menjudge manusia lainnya. Yang bermasalah dan dihujat oleh orang-orang adalah perempuan yang menjalin hubungan gelap dengan laki-laki lain hingga menyebabkan rumah tangganya berantakan. Contohnya, artis yang berselingkuh dengan pengusaha itu.

Aku sendiri kurang suka dengan bahasan pelakor. Biasanya aku membuka situs berita untuk membaca perkembangan informasi. Namun, sebagai wanita ada kalanya diriku penasaran membaca. Jadilah mataku melakukan sebuah dosa. Memang, dalam menyikapi tren pelakor ini aku menahan diri untuk tidak ikut-ikutan menghujat. Sebab aku pernah membaca sebuah hadits yang menakutkan :

“Barangsiapa yang melaknat seseorang, laknatnya akan naik ke langit. Dan apabila apa yang dilaknatnya itu salah (tidak terbukti benar), maka laknat itu akan menimpa dirinya sendiri.”

Redaksi haditsnya, “Aku mendengar Abu Darda berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika seorang hamba melaknat sesuatu, maka laknat itu akan naik ke langit, dan tertutuplah pintu-pintu langit. Kemudian laknat itu akan turun lagi ke bumi, namun pintu-pintu bumi telah tetutup. Laknat itu kemudian bergerak ke kanan dan ke kiri, jika tidak mendapatkan tempat berlabuh, ia akan menghampiri orang yang dilaknat, jika layak dilaknat. Namun jika tidak, maka laknat itu akan kembali kepada orang yang melaknat.” (HR. Abu Daud 4259 derajat hadits hasan).

Pelakor memang salah. Tetapi, menghujatnya pun tak bisa dibenarkan. Terlebih untuk admin yang mengatakan PELAKOR adalah istilah yang dibuat kaum feminis, cobalah dikaji ulang lagi. Bijaksana dalam menilai, sebab tulisan kita bisa memberi pencerahan atau justru membodohi orang lain.

Semoga bermanfaat.

*yoctae*

Advertisements

From → Education, Info

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: