Skip to content

Resep Sederhana untuk Sarapan dan Sahur

May 13, 2018

Sahur bagiku adalah saat yang sakral. Bukan hanya karena ada di sepertiga malam terakhir, tetapi apa yang kita konsumsi saat sahur akan mempengaruhi jalannya puasa seharian. Kalau dulu aku suka makan banyak pada waktu sahur dengan anggapan agar kuat menjalani puasa, kini tidak lagi. Aku pernah sahur hanya dengan minum jus kurma atau sayur saja. Justru siangnya lebih kuat berpuasa dibanding dengan banyak makan nasi.

Untuk sahur, biasanya aku menyiapkan bahan di malam hari. Sayuran ku cuci, potong-potong, lalu simpan kulkas. Bumbunya ku buat sekalian dengan bahan bawang merah, putih, kemiri, yang diblender kemudian ditumis. Bumbu ini bisa tahan semingguan di luar kulkas. Enaknya, pekerjaan memasak kita jadi lebih mudah.

Nah, untuk menu sebetulnya bebas. Karena keluarga kecilku suka makan sayur, aku sering masak capcay, orak-arik, atau tumis sayur lainnya dengan bumbu di atas. Kalaupun kepepet bangun, tinggal nyalakan kompor, masukkan minyak goreng, tumis bumbu, masukkan sayur, udah deh tinggal goreng atau kasih air sedikit kalau suka berkuah. Bumbu ini juga bisa dipakai untuk membuat tempe orek, tahu, suwiran ayam tumis, atau kikil. Serba guna, pokoknya 😄

Lauknya bisa pakai telor ceplok, sosis, ataupun kita campurkan sekalian di sayurnya tadi. Hanya butuh 5-10 menit untuk memasak. Jadi, kita masih punya waktu untuk tahajjud atau memakan buah sebagai hidangan pembuka, minimal 15 menit sebelum bersantap sahur. Resep ini juga biasa ku pakai untuk sarapan dan bekal suami. Praktis, gizinya terjamin.

Untuk minumannya, aku biasanya memblender buah. Tapi sekarang sudah ada kulkas, jadi nanti tinggal mbuntel alias mengemas jus-jus buah di dalam plastik dan disimpan di freezer. Sehingga, kami tinggal menikmatinya saat berbuka maupun sahur. Tak ada lagi teh manis hangat atau susu menemani sahur kami. Kebutuhan gula diusahakan dari buah-buahan yang mengandung fruktosa alias gula alami. Kalaupun menambahkan gula, kadarnya tidak terlalu banyak.

Bagi yang butuh resep rinci, berikut sayuran yang biasanya ku pakai untuk stok :

Kol

Sawi putih

Sawi sendok atau caisin

Wortel

Tomat

Daun bawang

Seledri

Resep bumbu praktis :

20 siung bawang merah

10 siung bawang putih

5 butir kemiri

Semua bahan diblender, lalu tumis hingga minyaknya menyusut. Simpan di wadah tertutup (kalau bisa bahan kaca, misal tak ada bisa pakai bahan plastik).

Selamat menempuh ibadah ramadhan dengan senang, tenang, dan tanpa boncos. Perbanyak sayur dan buah, jangan cuma daging, ayam, dan kolak yang dibanyakin. Biar puasa kita menyehatkan, bukannya malah jadi penyakitan 😄

Advertisements

From → Info, Resep

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: